✨ Tata Cara Wudhu Berdasarkan Hadits Shahih
1. Berniat dalam hati
Wudhu dimulai dengan niat untuk mengangkat hadats kecil dan mempersiapkan diri untuk beribadah.
Tidak ada contoh dari Rasulullah ﷺ mengucapkan niat dengan lisan.
Cukup menghadirkannya dalam hati.
💬 Niat dalam hati:
“Saya berniat berwudhu untuk menghilangkan hadats kecil karena Allah Ta’ala.”
2. Mengucapkan basmalah
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Tidak sah wudhu bagi orang yang tidak menyebut nama Allah.”
(HR. Abu Dawud no. 101, Ibnu Majah no. 399, hasan menurut Al-Albani)
Maka dianjurkan membaca:
بِسْمِ اللَّهِ (Bismillāh).
3. Mencuci kedua telapak tangan sebanyak tiga kali
Sebelum memulai wudhu, Rasulullah ﷺ mencuci kedua tangannya tiga kali.
Dalil:
Dari Humran, maula Utsman, bahwa Utsman bin ‘Affan radhiyallahu ‘anhu berwudhu lalu berkata:
“Aku melihat Nabi ﷺ berwudhu seperti wudhuku ini. Beliau memulai dengan mencuci kedua tangannya tiga kali.”
(HR. al-Bukhari no. 159, Muslim no. 226)
4. Berkumur dan menghirup air ke hidung (istinsyaq) lalu mengeluarkannya (istintsar)
Rasulullah ﷺ memasukkan air ke mulut dan hidung dengan satu cidukan tangan kanan, lalu mengeluarkannya dengan tangan kiri.
(HR. al-Bukhari no. 161, Muslim no. 235)
5. Membasuh wajah sebanyak tiga kali
Membasuh seluruh wajah — dari tempat tumbuh rambut kepala hingga dagu, dan dari telinga ke telinga — sebanyak tiga kali.
(HR. al-Bukhari no. 159, Muslim no. 226)
6. Membasuh kedua tangan sampai siku sebanyak tiga kali
Membasuh tangan kanan dahulu, kemudian kiri, hingga siku.
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Kemudian beliau membasuh tangan kanannya hingga siku tiga kali, lalu tangan kirinya hingga siku tiga kali.”
(HR. al-Bukhari no. 159, Muslim no. 226)
7. Mengusap kepala
Mengusap seluruh kepala, dari depan ke belakang lalu kembali ke depan, dengan kedua tangan yang telah dibasahi.
Dari Abdullah bin Zaid radhiyallahu ‘anhu:
“Rasulullah ﷺ mengusap kepalanya dengan kedua tangannya, beliau mengusapkannya dari depan ke belakang, lalu mengembalikannya lagi ke depan.”
(HR. al-Bukhari no. 185, Muslim no. 235)
8. Mengusap kedua telinga
Setelah mengusap kepala, Rasulullah ﷺ mengusap bagian dalam dan luar telinga dengan sisa air di tangan.
“Beliau mengusap kedua telinganya dengan kedua tangannya; memasukkan jari telunjuk ke dalam telinga dan ibu jari di belakang telinga.”
(HR. Abu Dawud no. 134, at-Tirmidzi no. 36, shahih)
9. Membasuh kedua kaki sampai mata kaki sebanyak tiga kali
Rasulullah ﷺ membasuh kaki kanan dahulu, lalu kiri, hingga mata kaki.
(HR. al-Bukhari no. 159, Muslim no. 226)
10. Membaca doa setelah wudhu
Setelah selesai, Rasulullah ﷺ membaca doa:
أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ
“Aku bersaksi bahwa tiada sesembahan yang berhak disembah selain Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya, dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya.”
(HR. Muslim no. 234)
Dalam riwayat lain ditambahkan:
اللَّهُمَّ اجْعَلْنِي مِنَ التَّوَّابِينَ، وَاجْعَلْنِي مِنَ الْمُتَطَهِّرِينَ
“Ya Allah, jadikanlah aku termasuk orang-orang yang bertaubat dan termasuk orang-orang yang bersuci.”
(HR. at-Tirmidzi no. 55, hasan shahih)
🌿 Kesimpulan Tata Cara Wudhu Rasulullah ﷺ
| Langkah | Amalan | Jumlah | Dalil |
|---|---|---|---|
| 1 | Niat dalam hati | – | HR. Bukhari & Muslim (umum) |
| 2 | Mengucap basmalah | 1x | HR. Abu Dawud no. 101 |
| 3 | Cuci tangan | 3x | HR. Bukhari no. 159 |
| 4 | Berkumur & istinsyaq | 3x | HR. Muslim no. 235 |
| 5 | Cuci wajah | 3x | HR. Bukhari no. 159 |
| 6 | Cuci tangan sampai siku | 3x | HR. Muslim no. 226 |
| 7 | Usap kepala | 1x | HR. Bukhari no. 185 |
| 8 | Usap telinga | 1x | HR. Abu Dawud no. 134 |
| 9 | Cuci kaki sampai mata kaki | 3x | HR. Muslim no. 226 |
| 10 | Doa setelah wudhu | 1x | HR. Muslim no. 234 |