Puasa Ramadhan tidak hanya sekadar menahan lapar dan dahaga. Ada banyak amalan sunnah yang dianjurkan Nabi ﷺ agar puasa menjadi lebih sempurna, lebih bernilai, dan semakin mendekatkan diri kepada Allah.
Berikut sunnah-sunnah puasa yang paling penting dan paling ditekankan oleh ulama.
1. Makan Sahur dan Mengakhirkannya
1️⃣ Keutamaan Sahur
Nabi ﷺ bersabda:
“Makan sahurlah, karena pada sahur terdapat berkah.”
(HR. Bukhari & Muslim)
Berkah sahur:
- Menguatkan fisik untuk berpuasa
- Menambah energi untuk ibadah
- Membantu mencontoh sunnah
- Menjadi pembeda antara puasa kaum muslimin dan puasa ahli kitab
2️⃣ Mengakhirkan Sahur
Mengakhirkan sahur sampai hampir masuk Subuh adalah sunnah, selama tidak terjatuh pada syubhat waktu.
2. Menyegerakan Berbuka Puasa
Nabi ﷺ bersabda:
“Manusia akan senantiasa berada dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka.”
(HR. Bukhari & Muslim)
Segera berbuka saat matahari telah terbenam, bukan menunda-nunda.
3. Berbuka dengan Kurma, Jika Tidak Ada Maka Air
Sunnah berbuka:
- Kurma basah (ruthab)
- Jika tidak ada, kurma kering (tamr)
- Jika tidak ada, air
Hal ini berdasarkan hadits Nabi ﷺ.
Alasannya:
- Kurma cepat mengembalikan gula darah
- Air membersihkan tenggorokan
4. Membaca Doa Berbuka
Doa yang shahih:
“Dzahaba zhama’u wabtallatil ‘uruqu wa tsabatal ajru in syaa Allah.”
“Telah hilang rasa haus, urat-urat telah basah, dan pahala telah ditetapkan insyaAllah.”
(HR. Abu Dawud, hasan)
5. Menjaga Lisan, Mata, dan Anggota Badan
Ini sunnah yang sangat ditekankan.
Puasa bukan sekadar menahan lapar, tetapi juga menjaga diri dari maksiat:
- Tidak berkata dusta
- Tidak ghibah
- Tidak marah
- Tidak memaki
- Tidak melihat yang haram
- Tidak mendengar yang haram
Nabi ﷺ bersabda:
“Jika seseorang mencela atau mengganggumu, katakanlah: Aku sedang berpuasa.”
(HR. Bukhari)
6. Memperbanyak Tilawah Al-Qur’an
Para ulama salaf seperti Imam Asy-Syafi’i dan Al-Aswad memperbanyak membaca Al-Qur’an di bulan Ramadhan.
Ramadhan adalah bulan Al-Qur’an (QS. Al-Baqarah: 185).
7. Memperbanyak Sedekah
Ibnu Abbas berkata ketika menceritakan sifat Nabi ﷺ:
“Beliau adalah orang yang paling dermawan… dan puncak kedermawanan beliau adalah pada bulan Ramadan.”
(HR. Bukhari)
Bentuk sedekah:
- Makanan berbuka
- Uang
- Bantuan sosial
- Memberi makan orang miskin
- Menopang dakwah dan pendidikan
8. Memperbanyak Doa—Terutama Ketika Berpuasa
Doa orang yang berpuasa adalah mustajab.
Nabi ﷺ bersabda:
“Tiga doa yang tidak tertolak: … dan doa orang yang berpuasa.”
(HR. Tirmidzi, hasan)
Waktu paling dianjurkan:
- Saat berpuasa
- Sebelum berbuka
- Setelah shalat
- Saat sahur
9. I’tikaf (Khusus di 10 Malam Terakhir)
I’tikaf adalah sunnah muakkadah pada 10 hari terakhir Ramadan, untuk mencari malam Lailatul Qadar.
Nabi ﷺ selalu melakukan i’tikaf, dan para istri beliau juga melanjutkannya setelah beliau wafat.
10. Menyempurnakan Wudhu dan Shalat Sunnah
Termasuk sunnah:
- Shalat rawatib
- Tahajud
- Witir
- Dhuha (bagi yang kuat)
- Memperbanyak dzikir pagi–petang
Ramadhan bukan bulan malas, tapi bulan amal.
11. Memberi Makanan kepada Orang Berbuka
Nabi ﷺ bersabda:
“Barangsiapa memberi makan orang yang berpuasa untuk berbuka, maka ia mendapatkan pahala seperti orang itu tanpa mengurangi pahalanya sedikit pun.”
(HR. Tirmidzi, shahih)
12. Bersiwak
Sunnah bersiwak kapan saja, termasuk saat berpuasa.
Tidak ada dalil shahih yang melarangnya.
📚 Referensi Kitab Ulama
- Shahih Al-Bukhari
- Shahih Muslim
- Sunan Abu Dawud
- Sunan Tirmidzi
- Fathul Bari – Ibnu Hajar
- Al-Majmu’ – Imam An-Nawawi
- Al-Mughni – Ibnu Qudamah
- Majmu’ Fatawa – Ibnu Taimiyyah
- Fatawa Arkanul Islam – Al-‘Utsaimin